SEMARAK MINANGKABAU


MEMAKNAI KEPEMIMPINAN

kepemimpinan adalah sebuah proses dimana seseorang memerintah/mempengaruhi orang-orang lain untuk mencapai suatu tujuan dan mengarahkan organisasi sedemikian rupa sehingga membuat organisasi yang dipimpinya menjadi lebih kompak dan menyatu. (Leadership is a process by which a person influences others to accomplish an objective and directs the organization in a way that makes it more coherent and cohesive). Northouse.G. dalam Donal Clark (2010) menjelaskan bahwa Kepemimpinan adalah proses dimana seseorang mempengaruhi sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. (Leadership is a process whereby an individual influences a group of individual to achieve a common goal.).

WASPADA ANCAMAN DBD DI SUMATERA BARAT

Sumbarsehat.com- Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty saat ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan RSUP M. Djamil Padang mencatat mulai awal tahun ini sedikitnya sudah 50 Warga yang dirawat intensif. Melihat angka sepanjang awal tahun ini lanjut kemungkinan jumlah penderita DBD akan terus bertambah. Maka dari itu sudah seharusnya kesadaran untuk hidup bersih dan juga berprilaku bersih pada lingkungan sekitar dengan berpedoman pada 3M plus ditingkatkan, mengingat efek yang timbul dari virus Dengue ini cukup berbahaya bagi kesehatan.Sementara itu, Dinas Kesehatan sumbar mencatat hampir di tiap Kabupaten dan Kota se-Sumbar masih menjadi sarang kasus DBD. Dari sekian banyak kasus yang terjadi, kebanyakan menyerang kelompok usia di bawah 15 tahun. Puncak siklus lima tahunan penyebaran demam berdarah dengue diperkirakan terjadi pada 2015. Itu ditandai dengan peningkatan jumlah kasus penyakit tersebut di sejumlah daerah. 

SIK ONLINE ADA YANG GRATIS KENAPA HARUS BAYAR MAHAL

Rumah sakit dan Puskesmas yang ingin mengembangkan sistem informasi manajemen secara online sebenarnya tidak perlu mengeluarkan biaya mahal bahkan untuk aplikasi SIM-RS ataupn SIMPUS onlinee semuanya tersedia gratis , tinggal Rumah sakit atau Puskesmas menyediakan perangkat dan SDM untuk operasional.  anggapan yang salah bahwa setiap yang mahal itu pasti lebih baik karena dalam aplikasi sistem informasi bukan diukur dari seberapa canggihnya aplikasi itu dibuat tapi tergantung pada seberapa besar manfaat sistem itu bagi pengguna, pengoperasian yang mudah dan familiar dengan user serta jaminan aplikasi yang update sesuai kebutuhan yang terus berubah.

Banyak institusi kesehatan yang telah mengeluarkan anggaran sampai milyaran rupiah hanya untuk membeli sebuah aplikasi sim-rs ataupun simpus online yang ternyata tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.memang dalam penerapan harga suatu sistem aplikasi tidak ada suatu standar baku harga tapi setidaknya sebelum mengadakan suatu sistem aplikasi harus dilakukan dulu perbandingan, reputasi pengembang, jaminan pemeliharaan dengan pengembang untuk membuat aplikasi yang dibeli mahal tersebut harus tetap eksis dan update.Dari penelitian penulis ada rumah sakit yang mengadakan SIM-RS dengan fitur yang sama tapi dengan perbedaan harga sangat menyolok  yang tidak bisa dipungkiri telah membuka celah pemborosan dan penyelewengan keuangan negara. banyak juga rumah sakit, puskesmas dan instansi yang mengeluarkan uang milyaran rupiah untuk menyewa bukan membeli aplikasi karena membeli berarti si pembeli bisa memiliki termasuk hak untuk memiliki script kode program dan melakukan upgrade dan pengembangan sendiri tidak terus menerus tergantung pada vendor.