EBOLA

Saat ini, di Guinea (Guyana), Afrika Barat sedang merebak penularan virus Ebola. Menurut data dari WHO tanggal 9 Mei 2014 yang dihimpun dari Kementerian Kesehatan Guinea, terdapat 236 kasus klinik virus Ebola dengan 158 kematian. Dari jumlah tersebut 129 diantaranya adalah kasus konfirmasi laboratorium dengan uji PCR yang mengakibatkan 84 kematian. Dan 107 sisanya adalah kasus propable (74 kasus meninggal dunia). Merebaknya

HINDARI RESIKO TERTULAR HIV AIDS

Jumlah penderita HIVAIDS terus meningkat dari waktu ke waktu, usia terbanyak yaitu antara usia 26 hingga 30 tahun.  Gejala terinfeksi baru muncul setelah beberapa tahun tertular, membuat penyakit ini cepat menyebar. Seseorang yang sudah terinfeksi tidak menyadarinya sebelum gejala muncul, dan tidak ada tindakan pencegahan penularan pada periode atau masa ini.
Banyak pemahaman yang keliru ditengah masyarakat bahwa HIV AIDS dengan mudah meluar lewat udara, pekaian atau peralatan yang digunakan bersama. HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus HIV hidup dalam cairan tubuh, yaitu:
  1. Darah
  2. Air mani
  3. Cairan vagina
  4. Air susu ibu (ASI)
Sekarang pertanyaanya Virus HIVAIDS bisa menular melalui apa saja?
HIV AID dapat menular melalui beberapa cara:

DETEKSI DINI KANKER SERVIKS

Kanker serviks atau kanker leher rahim atau disebut juga kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit keganasan di bidang kebidanan dan penyakit kandungan yang masih menempati posisi tertinggi sebagai penyakit kanker yang menyerang kaum perempuan (Manuaba, 2008). Kanker serviks adalah kanker leher rahim / kanker mulut rahim yang di sebabkan oleh virus Human Papiloma Virus (HPV). Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Penularan virus HPV yang dapat menyebabkan Kanker leher rahim ini dapat menular melalui seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks. Gejala yang mungkin timbul (Umumnya pada stadium lanjut) adalah perdarahan di luar masa haid, jumlah darah haid tidak normal, perdarahan pada masa menopause (setelah berhenti haid), keputihan yang bercampur darah atau nanah serta berbau, perdarahan sesudah senggama, rasa nyeri dan sakit di panggul, gangguan buang air kecil sampai tidak bisa buang air keci

TENTANG KANKER PAYUDARA

Definisi
Dalam istilah kedokteran, semua benjolan disebut tumor. Benjolan atau ada yang jinak dan ada yang ganas, tumor yang ganas itulah yang disebut kanker. Kanker payudara adalah tumor ganas yang berasal dari kelenjar payudara. Termasuk saluran kelenjar air susu dan jaringan penunjangnya

Faktor resiko 
Penyebab pasti kanker payudara tidak diketahui. Meskipun demikian, riset mengidentifikasi sejumlah faktor yang dapat meningkatkan resiko pada individu tertentu, yang meliputi; keluarga yang memiliki riwayat penyakit serupa, usia yang makin bertambah, tidak memiliki anak, kehamilan pertama pada usia di atas 30 tahun, periode menstruasi yang lebih lama (menstruasi pertama lebih awal atau menopause lebih lambat), faktor hormonal (baik estrogen maupun androgen). Dari faktor resiko tersebut di atas, riwayat keluarga serta usia menjadi faktor terpenting. Riwayat keluarga yang pernah mengalami kanker payudara meningkatkan