Minggu, 30 Juni 2013

Dinkes Sumbar Komit Lakukan Pemerataan Dokter Gigi di Kab/Kota

Padang,Laksus News
Memang dalam memenuhi tuntutan masyarakat dalam pelayanan kesehatan gigi, saat ini Provinsi Sumatra Barat sangat merasakan kekurangan tenaga medis dokter gigi. Hal ini terlihat dari data yang ada, dimana dari 4,6 juta jiwa yang ada di Sumbar, hanya 600 orang dokter gigi tersebar di Kabupaten/ Kota saja yang melayani mereka. Ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar,Rosnini Savitri, saat ditemui beberapa waktu lalu di Padang.
Diakuinya, dari 256 puskesmas yang ada di Sumbar, memang belum seluruhnya memiliki tenaga medis Dokter Gigi. Padahal, kalau diperbandingkan dengan jumlah penduduk, maka satu orang dokter gigi akan melayani empat orang, dan ini yang menjadi kendala utama bagi Dinas Kesehatan Sumbar.
Selain itu, juga ada persoalan kurang meratanya ketersediaan tenaga medis itu didaerah kabupaten /kota."Umumnya lulusan kedokteran gigi lebih memilih membuka praktek di daerah perkotaan, membuat daerah kabupaten, khususnya pedesaan jadi terabaikan.

Namun, pihaknya komit dan berupaya untuk melakukan pemerataan dokter gigi keseluruh kota/kabupaten yang ada di Sumbar, melalui pengangkatan tenaga kesehatan terutama dokter gigi untuk ditempatkan di daerah terpencil, sehingga dapat melayani kesehatan gigi masyarakat di pedesaan, pungkasnya.
.
Tentunya dengan harapan perawatan gigi yang benar, masyarakat tidak perlu sering berobat ke dokter. Masyarakat hanya perlu melakukan pengecekan secara berkala saja," jelas Rosnini Savitri.
Untuk saat ini kita patut berbangga karena, di Sumbar telah ada Fakultas Kedokteran, yakni Universitas Andalas dan Universitas Baitrurrahmah. "Lulusan dokter gigi dari dua universitas tersebut dapat mengatasi kekurangan dokter gigi di Sumbar," jelasnya. (*/nn)